Jajal Performa SUV DFSK Glory 580

Keriuhan hadirnya SUV DFSK Glory 580 Juni lalu membuat banyak orang penasaran dengan performa SUV China produksi Cikande, Serang, Banten ini.

Setelah membahas sisi eksterior dan interiornya, kini kita masuk ke dalam bahasan performa varian tertinggi Glory 580 yakni Luxury 1.5T CVT yang dibanderol Rp 300 jutaan ini.

Di atas kertas, mesin SFG15T 1.498 cc dengan turbocharger ini mampu menghasilkan tenaga 150 tk dengan torsi 220 Nm pada putaran 1800 sampai 4000 rpm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi CVT untuk menggerakkan roda depan (FWD)

Pembahasan pertama pada tenaga yang diberikan mesin ini. Penilaian Kompas.com mesin ini cukup mumpuni di penggunaan dalam kota dengan karakter tidak terlalu cepat. Tenaganya lebih dari cukup untuk sekedar penggunaan harian.

Namun memang, gejala turbo lag masih cukup terasa ketika pengendara ingin sedikit menjajal kecepatan tertinggi SUV ini. Terkadang mesin meraung hingga sekitar 5.000 rpm guna mendapatkan torsi.

Kinerja CVT dinilai cukup memuaskan dengan perpindahan halus mengantarkan tenaga. Mode manual yang disediakan pada transmisi ini, bisa bereaksi cepat saat pengendara ingin mendapatkan tenaga tambahan.

Saat pengetesan akselerasi dari diam hingga mencapai kecepatan 100 kilometer per jam perpindahan gigi terhitung cepat meski tidak terlalu halus saat di mode D. Kondisi yang berbeda saat penggunaan mode manual atau di S dimana perpindahan gigi responsif sesuai keinginan pengemudi.

DFSK mengungkapan kombinasi mesin dengan turbocharger dan CVT ini mampu menyesuaikan dengan berbagai kondisi jalan. Kombinasi ini membuat pengemudi merasakan kehalusan berkendara seiring dengan penyaluran performas mesin.

Beranjak pada feeling berkendara dan pengendalian Glory 580. Tidak bisa dipungkiri mulai dari sentuhan dasbor cukup menjanjikan pengalaman berkendara ala Eropa yang menjadi modal penting untuk bersaing dengan merek Jepang. Kinerja electric power steering cukup responsif menerjemahkan pengendalian yang diinginkan pengemudi, termasuk merubah karakter ketika berada di kecepatan tinggi menjadi lebih kaku.

Kenyamanan berkendara dibantu dengan penggunaan suspensi McPherson independent di depan dan torsion beam di bagian belakang. Karakter suspensi ini terbilang keras, cukup nyaman dalam perjalanan di jalan raya saat kecepatan tinggi.  Tapi sedikit berbeda ketika dihadapkan dengan jalanan bergelombang atau jalanan rusak. Karakter ini membuat penumpang cukup merasakan goncangan di dalam kabin.

Pembahasan performa dicukupkan sampai di sini. Selanjutkan akan kita bahas lebih detail pengalaman berkendara bersama DFSK Glory 580 Luxury 1.5T CVT seharga Rp 300 jutaan ini di artikel selanjutnya.

sumber : otomotif.kompas.com