Tarian Tradisional Dari Jawa Timur

gandrung32014tari-gandrung-banyuwangi

1. Tari Taledhek

Tari tledek adalah tari pertunjukan yang dibawakan oleh seorang seniman wanita yang berprofesi sebagai penari. Tari tledek adalah jenis tari yang mempunyai umur yang sudah tua mulai pada masa kerajaan jaman kuno dulu, tari tledek sudah ada dan sering digunakan sebagai pertunjukan oleh keluarga kerajaan atau bangsawan pada jaman dulu. Sampai sekarang tari tledek masih sering dipertunjukkan pada acara-acara seperti pesta dan lain sebagainya.erprofesi sebagai penari.

2. Tari Reog Ponorogo

Tari Reog berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Biasanya dibawakan oleh 6-8 pria dan 6-8 wanita. Tarian ini melewati beberapa sesi, sehingga memiliki durasi yang terbilang panjang. Tapi kalau kamu suka dengan seni, tidak akan bosen deh melihatnya.

Menurut sejarah, tarian ini diambil dari perjalanan Prabu Kelana Sewandana yang sedang mencari pujaan hatinya, perjalanan beliau ditemani oleh prajurit dan patihnya yaitu Bujangganong. Hingga akhirnya bertemulah ia dengan Dewi Sanggalangit seorang putri Kediri. Namun, ia akan menerima cintanya bila Sang Prabu berhasil menciptakan sebuah kesenian.

Disinilah mulai terciptanya Tari Reog demi membuktikan cinta Prabu Kelana pada Sang Putri. Ia meminta bala bantuan prajurit-prajuritnya untuk mengisikan tarian yang diciptakannya.

Terciptalah 5 komponen penari yang mengisi Tari Reog Ponorogo, yaitu :

a. Prabu Kelono Sewandono

b. Patih Bujangganong

c. Jathil

d. Warok

e. Pembarong

Saya kagum dengan tarian ini, karena ada sesi dimana seorang penari menggunakan topeng seperti barongsai berukuran hampir sebesar tubuhnya, berat topeng itu sekitar 50 kg. Kerennya, penari itu menahan topeng sebesar itu dengan giginya. Bayangkan saja, bagaimana caranya para penari itu bisa menahan berat 50 kg dengan giginya?

Topeng yang digunakan pun tidak murah, cara pembuatannya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Pengrajin topeng reog pun tidak cuman belajar 5 -12 bulan. rata-rata mereka menghabiskan 7-10 tahun untuk belajar membuat topeng ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tarian ini pun memakan waktu yang lebih panjang, karena tiap sesi penari akan diganti dengan tarian yang berbeda. Seperti novel saja. Ada kata pengantar, pembukaan, isi cerita, penutup dan prolog.

Tidak aneh, tarian ini sangat diminati oleh wisatawan asing. Kita harus bangga punya budaya beraneka ragam.

3. Tari gandrung Banyuwangi
Tari gandrung adalah Tarian pergaulan . Gerak dasar tari gandrung ini merupakan perkembangan dari tari sakral yang disebut Seblang.
Ada 3 bagian dalam tari gandrung, yaitu:

  1. Jejer, berisi ucapan selamat datang untuk para tamu.
  2. Gandrung, Secara bergantian tukang gedog atau tukang mengatur giliran menari, mempersilahkan para tamu untuk menari dengan penari gandrung.
  3. Seblang, Ucapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa

4. Tari Wayang Topeng

Jika di Jawa Barat ada tari topeng, di Jawa Timur pun sama. Kota Malang adalah asal muasalnya lahir Tari Wayang Topeng, tidak diherankan lagi mengapa disebut tari wayang topeng, hal ini karena penari menggunakan pakaian seperti wayang kulit.

Dulunya tari wayang topeng diadakan hanya sebagai pertunjukan ritual saja.

Topeng disini dilambangkan sebagai rasa apresiasi pada wajah nenek moyang. Dimana saat itu topeng memiliki arti menghargai roh leluhur. Tidak heran, bila tarian ini sedikit bernuasana mistik.

Sejarah singkatnya tari wayang topeng digunakan saat agama Islam memasuki wilayah Jawa, dan tarian ini dijadikan salah satu trik untuk merebut hati orang Jawa yang saat itu agama Hindu masih kental.

Ternyata beda dengan Tari Topeng asal Jawa Barat yang menggunakan background sejarah wayang golek. Tari topeng Jawa Timur ini mengisahkan cerita Ramayana dan Panji.

Musik pengiring yang digunakan adalah bonang, gong, gamelan dan kendang.

5. Tari Tayub

Tari tayub dikenal oleh masyarakat jawa timur, namun secara umum tari ini tidak dapat dipisahkan dari provinsi yang beribukotakan di Surabaya tersebut. Tari tayub termasuk jenis tari pergaulan yang dibawakan oleh para wanita berparas ayu nan lemah gemulai. Kolaborasi antara gerakan, musik, dan lagu jawa menambah keunikan terhadap tari kelompok ini.

6. Tari Jejer

Tari jejer adalah sebutan lain dari tari gandrung banyuwangi, yakni sebuah kesenian pertunjukan yang menampilkan gerakan berirama dari para penarinya.

Musik pengiring dari tarian khas kabupaten banyuwangi ini tergolong sangat unik yakni berupa gong dan kempul yang secara bersamaan ditabuh hingga menimbulkan nada lagu unik. Properti yang dikenakan oleh para penari jejer juga tergolong sangat tradisional.

7. Tari Seblang

Tarian seblang adalah jenis tari yang berasal dari Banyuwangi Jawa Timur sebagai salah satu acara adat bersih desa. Kesenian ini tergolong sangat berbeda dengan kesenian tari yang lain, pasalnya para penarinya diyakini ditunjuk oleh salah seorang dukun di desa setempat.

Di daera Banyuwangi sendiri terdapat 2 jenis tari seblang yang hingga kini kerap dipertunjukkan pada acara bersih desa seusai hari raya idul fitri maupun idul adhan.

8. Tari  Remo

Tari remo berasal dari Jombang. Konon tari yang pertama kali dikenal oleh masyarakat Desa Ceweng ini diciptakan oleh seorang pengamen dari daerah tersebut. Dalam perkembangannya, tari remo sangat dikagumi oleh masyarakat Jawa Timur, bahkan saat ini tari remo juga menjadi salah satu tarian pembuka dalam sebuah pertunjukan kesenian Ludruk  yang sangat terkenal.

Keunikan gerakan tari remo bisa kita lihat dari gerak kaki yang energik sehingga identik dengan suasana ceria dan bahagia. Busana atau kostum yang menjadi properti tari remo yang dikenal terdapat tiga jenis yakni gaya surabayan, jombangan, dan sawunggaling.

Leave a Reply