Toyota Fortuner Andalan Capai Ekspor Sejuta Unit

memulai aktivitas ekspor mobil unit utuh (Completely Built-Up/CBU) dari Indonesia pada 1987 dengan multi purpose vehicle (MPV) Kijang sebagai model pertama. Namun, volume ekspor baru meningkat pesat ketika pabrikan asal Jepang ini mengapalkan sport utility vehicle (SUV) Fortuner sejak 2006.

Ekspor CBU Toyota sendiri akhirnya menembus sejuta unit pada 2018, dengan seremoni perayaan yang dilaksanakan pad Rabu (5/9/2018) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Berdasarkan data PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Fortuner menjadi kontributor terbesar dengan volume lebih dari 410 ribu atau sekitar 30 persen dari keseluruhan ekspor selama tiga dekade.

SUV memang menjadi komoditas ekspor utama Toyota dari pabrik mereka di Tanah Air. ‘Adik’ Fortuner yakni Rush pun meningkat pesat volume ekspornya sejak generasi keduanya muncul pada akhir 2017 dan didistribusikan sejak awal tahun ini.

Pencapaian lain selama lebih dari 30 tahun adalah keberhasilan menjadikan sedan sebagai komoditas ekspor Toyota dari Indonesia sejak 2014 melalui model Vios. Vios menjadi sedan rakitan Indonesia perdana yang berhasil menembus pasar global dalam skala besar.

Model ini diimpor ke Timur Tengah rata-rata 3.000 unit per bulan. Model-model yang diekspor Toyota dari Tanah Air sendiri saat ini berjumlah sembilan yaitu Fortuner, Kijang Innova, Vios, Yaris, Sienta, Avanza, Rush, Agya serta Town Ace/Town Lite. Tujuan eksport sendiri mencapai 80 negara di berbagai benua seperti Asian, Timur Tengah, Amerika Latin hingga Afrika.

“Besarnya volume ekspor merepresentasikan bahwa produk otomotif model SUV dan sedan dari Indonesia cukup kompetitif sehingga bisa mengisi kebutuhan pasar global. Kami yakin daya saing yang tinggi menjadi salah satu kunci sukses untuk membuka peluang menjadi produsen otomotif berorientasi ekspor,” kata Edward Otto Kanter, Wakil Presiden Direktur TMMIN, di sela-sela seremoni sejuta ekspor. [Xan/Ari]

sumber : mobil123.com